UPTD PJJ Diduga Tidak Maksimal Terkait Perawatan jalan, Aktivis Akan Lakukan Aksi Unras
Dimensipost.com, Pandeglang, Banten | Seruan Aksi Unjuk Rasa yang dilakukan sejumlah aktivis pergerakan yang akan dilaksanakan di depan kantor UPTD PJJ Wilayah Pandeglang menyoal kaitan dengan buruknya perawatan pembangunan jalan yang berada diwilayah kabupaten pandeglang berakibat pada banyaknya kecelakaan lalulintas.
Baru-baru ini sempat viral di media sosial ada seorang tukang ojek yang sempat ditetapkan tersangka oleh Polres Pandeglang diduga akibat kecelakaan lalulintas di jalan Gardu Tanjak Pandeglang. hal tersebut terjadi karna upaya menghindari jalan berlubang yang diduga belum sepat di perbaiki oleh UPTD PJJ Wilayah Pandeglang, (Selasa,10 Maret 2026).
Marsuni Ketua Aktivitas Pemuda Pemerhati Kebijakan menyampaikan banyak pembangunan perawatan jalan yang telah di kerjakan oleh UPTD PJJ wilayah Pandeglang selama 2 tahun ke belakan diduga haya menghamburkan anggaran negara dan tidak maksimal.
"banyak jalan provinsi di Wilayah Pandeglang setelah di lakukan perawatan tidak sampai dua bulan selesai kondisi nya pasti berlubang kembali. contoh jalan gardu tanjak, jalan di pasar saketi, jalan cimanying - jiput, jalan munjul - panimbang, jalan mengger - caringin dan jalan bama - pagelaran".
akibat pembangunan jalan yang tidak maksimal tesebut apa lagi sampai menewaskan anak sekolah dasar (SD) di pandeglang maka sudah sepatutnya kepala UPTD PJJ wilayah pandeglang mundur dari jabatannya. ucap marsuni.
disela waktu kegiatan korlap aksi, " kami akan sampaikan surat aksi lanjutan jilid 2 di depan kantor DPUPR provinsi banten agar pemerintah daerah provisi banten bisa melakukan evaluasi terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh UPTD PJJ wilayah pandeglang" pungasnya. (Red)

Ahmad TB Kresna 










