Peduli Warga Terdampak Kemarau, Dapur SPPG Cisereh Cisata Siapkan Lima Mobil Bantuan Air Bersih
PANDEGLANG I Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan air bersih di tengah musim kemarau ditunjukkan oleh Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cisereh, Yayasan Attoriqo Mahmmudan Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, Banten. Melalui kegiatan sosial, SPPG Cisereh merencanakan penyaluran bantuan sebanyak lima mobil air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat [ 22/10/2026 ]
Penyaluran bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial di tengah kondisi kemarau yang belakangan melanda sejumlah wilayah. Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi masyarakat, baik untuk keperluan rumah tangga maupun aktivitas sehari-hari.
Untuk tahap awal, penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan di wilayah Desa Langensari, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang. Sementara itu, sisa bantuan yang telah direncanakan akan disalurkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah lain yang mengalami kesulitan air bersih.
PIC Dapur SPPG Cisereh, Budi Setiawan, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan dukungan, khususnya dalam menghadapi keterbatasan air bersih akibat musim kemarau.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap situasi kemarau yang sedang melanda belakangan ini. Kami hadir untuk memberikan apa yang bisa kami berikan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih,” ungkap Budi Setiawan.
Menurutnya, keberadaan SPPG tidak semata-mata berorientasi pada pelaksanaan tugas sebagai penyalur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sosial dan masyarakat di sekitarnya.
Budi menegaskan bahwa momentum ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kegiatan sosial sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Kami tidak ingin hanya hadir dalam menjalankan tugas sebagai penyalur Program Makan Bergizi Gratis. Kami juga ingin hadir melalui kegiatan-kegiatan positif lainnya yang bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan tidak hanya berhenti pada satu wilayah. SPPG Cisereh berencana menyalurkan sisa bantuan air bersih ke wilayah lain yang dinilai membutuhkan, sehingga manfaat kegiatan sosial tersebut dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang terdampak kemarau.
“Kami akan melihat kondisi di lapangan dan menyalurkan bantuan berikutnya ke wilayah yang sama-sama membutuhkan air bersih. Harapan kami, langkah ini bisa membantu masyarakat sekaligus menginspirasi SPPG lain di Kabupaten Pandeglang untuk turut bergerak melakukan kegiatan sosial,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Langensari, Kecamatan Saketi, Owi Sentosa, S.E., menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dapur SPPG Cisereh atas kepedulian serta bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya.
Menurut Owi Sentosa, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian yang positif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama ketika kondisi kemarau berpotensi menyulitkan warga dalam memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Atas nama Pemerintah Desa Langensari dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada Dapur SPPG Cisereh yang telah menunjukkan kepeduliannya melalui bantuan air bersih ini. Kami berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan,” ungkap Owi Sentosa.
Ia juga berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus tumbuh dan menjadi contoh bagi berbagai pihak agar senantiasa memperhatikan kondisi masyarakat, khususnya ketika menghadapi situasi yang membutuhkan kepedulian bersama.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap semangat gotong royong dan kolaborasi antarelemen masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah kondisi kemarau.
Kegiatan sosial yang dilakukan SPPG Cisereh sekaligus menunjukkan bahwa semangat pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan beriringan dengan kepedulian kemanusiaan. Kehadiran SPPG di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dirasakan melalui program pemenuhan gizi, tetapi juga melalui aksi nyata yang menjawab kebutuhan sosial di lingkungan sekitar.
Di tengah tantangan musim kemarau, kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga pelayanan, dan berbagai elemen masyarakat menjadi penting untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Melalui rencana penyaluran lima mobil air bersih tersebut, SPPG Cisereh Kecamatan Cisata berharap dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menumbuhkan semangat berbagi bagi SPPG lainnya di Kabupaten Pandeglang.
Sebab, kepedulian tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Ketika dilakukan dengan niat tulus dan semangat kebersamaan, tindakan sederhana pun dapat menjadi bantuan yang berarti bagi masyarakat yang membutuhkan. ( Red )












