Menu MBG Di Mandalawangi Di sorot, Aktivis FAM: Jika Ada Indikasi Mark Up Kami Siap Turun Aksi
Dimensipost. Sorotan terhadap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang jadi bahan perbincangan hangat masyarakat di Kecamatan Mandalawangi terkait menu MBG yang di salurankan SPPG Batulayang Kecamatan Mandalawangi juga mendapat tanggapan dari kalangan aktivis. Salah satunya datang dari Ucu Fahmi, aktivis Front Aksi Mahasiswa sekaligus mantan Sekretaris mabincab Aktivis PMII Pandeglang, yang menilai persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut program strategis pemerintah yang menyasar kebutuhan gizi anak-anak sekolah.
Menurut Ucu Fahmi, program MBG sejatinya merupakan program yang sangat baik dan memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda. Namun dalam pelaksanaannya di lapangan, ia menegaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat harus menjalankan tugas secara profesional dan transparan.
“Program ini adalah program strategis negara untuk masa depan anak-anak. Jangan sampai niat baik pemerintah justru tercoreng karena ada pihak yang bermain-main dalam pelaksanaannya. Jika benar ada indikasi ketidaksesuaian menu dengan pagu anggaran atau persoalan kelalaian dalam distribusi, maka itu harus segera ditelusuri secara serius,” tegas Ucu Fahmi.
Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan dari pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) maupun pihak penyelenggara dapur MBG, agar memastikan seluruh proses distribusi berjalan sesuai standar, baik dari sisi kualitas makanan, kemasan, hingga transparansi penggunaan anggaran.
Lebih jauh, Ucu Fahmi menegaskan pihaknya tidak akan segan mengambil langkah lebih jauh apabila ditemukan indikasi penyimpangan.
“Kalau nanti ditemukan indikasi mark up anggaran atau kelalaian serius dalam menjalankan tugas, kami dari Front Aksi Mahasiswa tidak akan tinggal diam. Kami siap turun melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk kontrol sosial agar program ini benar-benar berjalan sesuai tujuan dan tidak merugikan masyarakat,” ujarnya dengan nada tegas.
Ia menambahkan bahwa pengawasan publik terhadap program MBG sangat penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa sebagai penerima utama program tersebut. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar program nasional ini tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Sementara itu, hingga berita ini diperbarui, pihak pengelola dapur SPPG Batu Layang Mandalawangi maupun pihak terkait lainnya masih belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan yang berkembang di kalangan wali murid. (Red)

Pandji09 










