DIDUGA PENYAJIAN MENUNYA ASAL, LSM PBSR AJAK PENGURUS MBG KONDANGJAYA BERAUDIENSI

DIDUGA PENYAJIAN MENUNYA ASAL, LSM PBSR AJAK PENGURUS MBG KONDANGJAYA BERAUDIENSI
Siswa/i SD dikecamatan Cisata sedang persiapan untuk menikmati MBG

Pandeglang, dimensipost.com - Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program makan sian

g gratis Indonesia pada pemerintahan Prabowo Subianto yang berjalan secara bertahap sejak 6 Januari 2025. MBG menargetkan siswa-siswi PAUD hingga SMA/SMK serta ibu hamil dan menyusui. (Senin.19/01/26).

Meski dirancang dengan klaim untuk meningkatkan gizi masyarakat dan mengurangi angka stunting, penerapan MBG menuai banyak kritik karena adanya oknum pengurus/penyedia dapur MBG yang nakal, demi keuntungan pribadi dan golongannya mereka seakan mengepres anggaran sehingga siswa/i harus makan dengan menu yang terkadang miris melihatnya, ada yang rasa makanannya ga enak, menu alakadarnya bahkan tidak jarang buah yang rasanya asem dan busuk.

Ketua LSM Perkumpulan Basar Solidaritas Rakyat (PBSR) M Sanan, mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat permohonan Audiensi ke Dapur MBG yang ada di Desa Kondang jaya Kecamatan Cisata, Pandeglang - Banten, pasalnya sudah banyak pengaduan ke kami dari mulai makanan yang tidak layak, buah yang asem adanya susu bermerek serta pengaduan lain yang mesti kami pertanyakan di forum Audiensi nanti.

Sanan juga mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan ketua Satgas MBG kabupaten Pandeglang agar permasalahan MBG yang terjadi di wilayah kecamatan Cisata ini segera ditindak lanjuti, karena kami mendengar beberapa sekolah sudah melakukan komplen namun seolah diabaikan, mungkin karena menurut informasi pengelola dapur MBG, pengawas dan Humasnya masih satu keluarga sehingga mereka seakan bebas melakukan apapun demi keuntungan pribadi dan golongannya.

Sanan juga mengatakan PBSR mendukung penuh program pemerintah khususnya MBG, namun tidak untuk pengelola nakal yang demi keuntungan pribadi dan golongannya mereka seakan hanya menggugurkan kewajibannya untuk menjalankan program MBG walaupun tidak sesuai dengan SOP. Tegasnya @Red