KAP-B Akan Lakukan Audiensi Ke UPP Kelas III Labuan Terkait Dengan Pembersihan Kapal Tongkang Karam
dimensipost.com, Pandeglang, Banten | Syahbandar memiliki tugas kewenangan dalam menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran sesuai dengan amanat undang-undang nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran, karena Syahbadar merupakan pejabat pemerintah di pelabuhan yang diangkat oleh menteri yang memiliki kewenangan tertinggi untuk menjalankan dan melakukan pengawasan.
Tapi sayang UPP Kelas III Labuan seakan pembiaran terhadap Satu unit Kapal Tongkang TB Titan 27/BG Titan 14, yang mengangkut batu bara, menuju PLTU 2 Labuan, Pandeglang, Banten, karam di perairan Laut Selat Sunda.

Akibatnya muata batu bara di dalam kapal tongkang tumpah dan mencemari perairan di kawasan Pulau Popole, Desa Cigondang.
Data yang berhasil dihimpun bahwa Kapal Tongkang TB Titan 27/BG Titan 14, yang saat ini kandas di area Utara Pulau Popole, terlihat jelas dengan kondisi miring. Namun masih belum dilakukan evakuasi oleh pihak pemilik perusahaan.
Terdamparnya kapal tongkang tersebut terjadi pada Rabu 18 Desember 2024 yang dipicu karena cuaca ekstrem.
Dede Mahmudin, Sekretaris Presidium Kesatuan Aksi Peduli Banten (KAP-B) menyampaikan, kapal tongkang yang karam di perairan Selat Sunda itu dikhawatirkan dapat menyebabkan dampak terhadap pencemaran lingkungan dan rusaknya biota laut.
"Apalagi lokasi yang menyebabkan karamnya kapal tongkang itu di sekitar wilayah yang biasa para nelayan untuk melakukan aktivitas melaut, jadi harus segera dievakuasi dan Pihak UPP Kelas III Labuan harus mengambil langkah pembersihan Laut yang tercenar oleh batu bara,"
"Ini tentu akan berdampak terhadap lingkungan, mencemari air laut termasuk pada ikan yang berada di wilayah sekitaran, untuk itu pihak UPP III Labuan diharapkan untuk bertanggung jawab karena ini adalah bagian dari tugasnya," jelasnya.
Lanjut Dede, Insya Allah kami Kestuan Aksi Peduli Banten (KAP-B) akan melayangkan surat Permohonan Audiensi Ke UPP III Labuan, karena ini jelas tanggung jawabnya, dan sampai sekarang kapal Tongkang yang karam belum angkat dan diduga tidak ada upaya untuk dilakukan pembersihan laut di sekitar lokasi. (Ira/Red)












