Kantor Sering Kosong & Nomor Layanan Jarang Aktif, Puskewan Pembantu Menes, Dikeluhkan Peternak Yang Ingin Melapor
Dimensipost.com, Pandeglang, Banten | Puskeswan Pembantu Kecamatan Menes yang seharusnya sebagai jaringan pelayanan kesehatan hewan dari UPT Puskeswan Kabupaten Pandeglang.
Pelayanan kesehatan hewan seharusnya dilakukan oleh dokter hewan dan paramedik veteriner yang bertugas di wilayah kerja Puskeswan Pembantu Menes.
Wilayah kerja Puskeswan Pembantu Menes terdiri dari 9 kecamatan yang membentang mulai dari Kecamatan Jiput sampai dengan Kecamatan Mandalawangi hingga mencapai Kecamatan Bojong dan Picung.
Berdasarkan peta wilayah kerja Puskeswan Pembantu Menes terdiri dari Kecamatan Jiput, Cikedal, Menes, Cisata, Bojong, Picung, Mandalawangi, Pulosari, dan Kecamatan Saketi.
Puskeswan Pembantu Menes yang beralamat di Jalan Ciputri Kampung Kadulogak Desa Purwaraja Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.
Poskewan Pembantu Menes harusnya Beroperasi selama lima hari kerja dalam sepekan. Puskeswan pembantu meneab harusnya didukung tiga petugas kesehatan hewan terdiri dari seorang dokter hewan dan dua paramedik veteriner.
Hari pelayanan kesehatan hewan di dalam gedung yaitu pada Hari Selasa dan Jumat. Sedangkan untuk pelayanan diluar gedung dilakukan pada Hari Senin, Rabu dan Kamis.
Dalam peraturan Bagi warga Kecamatan Menes dan sekitarnya yang membutuhkan pelayanan kesehatan hewan peliharaan bisa mendatangi langsung Puskeswan untuk konsultasi, cek Kesehatan hewan, pengobatan, vaksinasi maupun kunjungan house call (panggilan rumah red) dengan menghubungi call center.
Puskeswan Pembantu Menes seharusnya melayani perawatan dan pengobatan hewan ternak melalui layanan dokter hewan keliling (pelayanan aktif red) yang dilakukan pada hari yang telah ditentukan yakni Hari Selasa, Rabu atau Jumat.
Tapi sayang Puskeswan Kecamatan Menes sesuai pantauan awak media sangat sepi pada hari kerja, dan tidak melakukan monitoring menyeluruh kepada peternak di wilayahnya.
Salah seorang peternak Itik petelor di Desa Dahu Kecamatan Cikedal Kabupaten Pandeglang, yang itiknya sakit mendadak karena terkena mata biru pada Jum'at, 26 Desember 2025 yang berakibat itiknya dari 300 ekor sisa 30 ekor.
"Iya pak saya telpon ke nomor yang layanan Puskeswan Menes, tapi tidak aktif dari juga sudah saya coba, saya ingin konsultasi terkait penyakit itik saya" paparnya
Lanjut salah satu peternak di Desa Dahu "saya datang ke menes untuk konsultasi tapi tutup, pas saya tanya, ke pedangang di sana katanya jarang buka, kalaupun buka paling sebentar, terus apa kerjanya Puskeswan pak" tutupnya.
Ditempat terpisah, Peternak Domba asal Saketi menyampaikan kepada awak media kesulitan mencari nomor kontak Puskeswan Pembantu Menes.
"Iya pak saya sering kontak nomor layanan puskeswan Pembatu menes, tapi jarang aktif, dan ke kantorpun sering tutup atau kosong, kaya ga ada yang ngisi, papan namapun kaya ga di ganti-ganti, kusam dan tidak terbaca tulisnya" jelasnya.
Awak media mencoba konfirmasi ke nomor layanan Puskewan Menes tapi sama tidak aktif.
Kami meminta kepada Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang, harus segera evaluasi dan Berikan sangsi tegas terkait dugaan Pegawai Puskeswan yang diduga tidak bekerja. (Wan/Re












