Polemik Menu Rapel MBG, Masyarakat Desak Evaluasi Dapur SPPG Desa Jiput

Polemik Menu Rapel MBG, Masyarakat Desak Evaluasi Dapur SPPG Desa Jiput

Dimensipost. Pandeglang - Polemik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Jiput terus menjadi sorotan publik. Setelah mencuatnya keluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terkait menu rapel tiga hari, masyarakat kini mendesak adanya evaluasi terhadap dapur SPPG yang berada di Desa Jiput sebagai pihak penyedia menu program tersebut.

Sebelumnya, masyarakat mengeluhkan paket menu rapel yang diberikan untuk konsumsi tiga hari hanya berisi dua buah apel, satu kotak susu kemasan, kacang-kacangan dalam plastik kecil, serta makanan kering. Menu tersebut dinilai tidak memenuhi standar gizi dan tidak mencerminkan tujuan program MBG sebagai pemenuhan kebutuhan nutrisi masyarakat. 

Masyarakat Soroti Peran Dapur SPPG Desa Jiput

Seiring berkembangnya polemik, perhatian masyarakat kini tertuju pada sistem pengelolaan dan distribusi menu oleh dapur SPPG di Desa Jiput yang bertanggung jawab dalam penyediaan makanan bagi penerima manfaat di wilayah tersebut.

Sejumlah warga menilai perlu adanya pemeriksaan terhadap, standar kualitas bahan makanan yang digunakan, perencanaan menu dan komposisi gizi, mekanisme distribusi makanan kepada KPM, sistem pengawasan pelaksanaan program di lapangan

Masyarakat menilai evaluasi tersebut penting agar kualitas pelayanan program bantuan sosial dapat berjalan sesuai tujuan.

Desakan Evaluasi Menyeluruh

Banyaknya keluhan yang muncul dinilai sebagai indikator perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, mulai dari proses pengadaan bahan hingga mekanisme distribusi kepada penerima manfaat. 

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera melakukan peninjauan terhadap operasional dapur SPPG di Desa Jiput, guna memastikan pelaksanaan program berjalan transparan dan sesuai standar pemenuhan gizi.

Selain itu, masyarakat juga meminta adanya keterbukaan informasi mengenai standar menu MBG agar program tidak hanya berjalan secara administratif, namun benar-benar memberikan manfaat bagi penerima. 

Harapan Perbaikan Program

Masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pihak terkait berupa peningkatan kualitas menu, pengawasan ketat terhadap dapur penyedia makanan, serta perbaikan sistem distribusi agar tujuan program dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dapat tercapai secara optimal.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat tanggapan resmi dari pihak pengelola dapur SPPG Desa Jiput maupun instansi terkait mengenai tuntutan evaluasi tersebut.