Klarifikasi Dapur SPPG Sindanghayu 1 Saketi: Isu IPAL Berawal dari Kesalahpahaman, Berakhir Damai dan Saling Memaafkan ‎

Klarifikasi Dapur SPPG Sindanghayu 1 Saketi: Isu IPAL Berawal dari Kesalahpahaman, Berakhir Damai dan Saling Memaafkan  ‎

Dimensipost. ‎Pandeglang – Menanggapi pemberitaan yang sempat beredar terkait dugaan belum adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau belum terpenuhinya standar pada dapur SPPG Sindanghayu 1, Kecamatan Saketi, pihak pengelola dapur akhirnya memberikan klarifikasi secara terbuka dengan suasana yang penuh kesejukan.

‎Melalui perwakilannya, TB Faisal sekaligus Asisten Lapangan, pihak dapur SPPG Sindanghayu 1 menegaskan bahwa informasi tersebut terjadi akibat kesalahpahaman dalam komunikasi, bukan karena tidak adanya fasilitas IPAL.

‎“Alhamdulillah, perlu kami luruskan bahwa dapur SPPG Sindanghayu 1 bukan tidak memiliki IPAL. Saat ini memang sedang dilakukan pembaharuan dari sistem IPAL awal menuju sistem IPAL yang lebih baik dan sesuai dengan standarisasi BGN,” jelasnya kepada awak media.

‎Ia juga menambahkan bahwa proses peningkatan tersebut merupakan bentuk komitmen dapur dalam menjaga kualitas serta memastikan seluruh operasional berjalan sesuai aturan yang berlaku.

‎Diketahui, kesalahpahaman ini bermula dari komunikasi via telepon antara pihak dapur dengan salah satu insan pers yang melakukan konfirmasi. Dalam komunikasi tersebut, terjadi perbedaan pemahaman yang kemudian memicu munculnya informasi yang kurang tepat di pemberitaan.

‎Sebagai bentuk itikad baik untuk meluruskan informasi, telah dilakukan pertemuan langsung antara tim media dan pihak dapur SPPG Sindanghayu 1. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh kekeluargaan.

‎Dalam kesempatan itu, kedua belah pihak saling menyampaikan penjelasan, sekaligus saling meminta maaf dan memaafkan atas kekeliruan yang terjadi. Momen tersebut menjadi titik temu yang menegaskan bahwa permasalahan ini murni karena miskomunikasi, bukan unsur kesengajaan.

‎“Alhamdulillah semuanya sudah clear, kami saling memahami dan sepakat untuk memperbaiki komunikasi ke depan agar lebih baik lagi,” ungkap salah satu perwakilan yang hadir dalam pertemuan tersebut. ( Panji / Red )

‎Pihak dapur SPPG Sindanghayu 1 berharap klarifikasi ini dapat meredam berbagai asumsi yang sempat berkembang di masyarakat serta menjadi pembelajaran bersama akan pentingnya komunikasi yang utuh dan berimbang.

‎Dengan adanya penyelesaian secara baik-baik ini, diharapkan sinergi antara media dan pihak pelaksana program dapat terus terjalin harmonis demi kepentingan informasi publik yang akurat dan menyejukkan.