‎Lahirkan Juru Masak Kompeten, Pemuda Tani Indonesia Sukses Selenggarakan Sertifikasi Chef MBG

‎Lahirkan Juru Masak Kompeten, Pemuda Tani Indonesia Sukses Selenggarakan Sertifikasi Chef MBG

Dimensipost.com  I ‎Jakarta – Pemuda Tani Indonesia bekerja sama dengan PT Amanah Adi Solusi selaku LSP P1 BNSP sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Skema Cook – Food Production yang diperuntukkan bagi peserta program Chef Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada Kamis-Jumat, 12–13 Juni 2026, bertempat di SPPG Yayasan Nurul Fitrah Cendikia, diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah. Proses uji kompetensi dilaksanakan secara langsung oleh asesor yang telah memiliki lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

‎Pelatihan tersebut dipimpin oleh Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia, M. Nufus Robinson, dengan Muhamad Alfariji sebagai Ketua Pelaksana. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) juru masak profesional yang siap mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional.

‎Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia, M. Nufus Robinson, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan pelatihan dan sertifikasi ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kuliner yang kompeten dan siap berkontribusi di dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

‎"Kami bersyukur kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir. Harapan kami, para peserta yang telah tersertifikasi BNSP dapat langsung terjun dan memberikan kontribusi nyata di dapur-dapur SPPG. Mereka bukan hanya menjadi koki, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memastikan makanan bergizi yang disajikan kepada anak-anak Indonesia aman, higienis, dan berkualitas," ujarnya.

‎Sementara itu, Ketua Pelaksana, Muhamad Alfariji, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pelatihan, praktik memasak, hingga uji kompetensi berhasil dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) BNSP.

‎"Alhamdulillah seluruh tahapan pelatihan, praktik memasak, hingga uji kompetensi dapat terlaksana 100 persen sesuai SOP BNSP. Antusiasme peserta sangat luar biasa. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal lahirnya chef-chef MBG muda yang kompeten, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dari sektor dapur," kata Alfariji.

‎Dengan diterbitkannya sertifikat resmi BNSP, para peserta kini memiliki pengakuan kompetensi yang berlaku secara nasional. Pemuda Tani Indonesia pun menegaskan komitmennya untuk terus menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi serupa guna mencetak lebih banyak tenaga ahli kuliner yang profesional dan siap mengabdi bagi kemajuan Indonesia.

‎Melalui kegiatan ini, Pemuda Tani Indonesia berharap dapat mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis dengan menghadirkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan dalam menjamin kualitas pangan yang sehat, aman, dan bergizi bagi masyarakat. ( Red )